Jakarta — Di tengah dominasi smartphone layar sentuh penuh, sebuah perangkat Android unik kembali menarik perhatian publik. Clicks Communicator, smartphone Android dengan keyboard fisik QWERTY, resmi diperkenalkan dan menawarkan pendekatan berbeda yang menekankan fungsi komunikasi dan produktivitas.
Clicks Communicator tampil dengan desain ringkas yang mengingatkan pada ponsel legendaris BlackBerry. Perangkat ini menyasar pengguna yang menginginkan pengalaman mengetik nyata melalui tombol fisik, khususnya bagi kalangan profesional, jurnalis, dan pengguna yang aktif berkirim pesan maupun email.
Smartphone ini dibekali layar OLED berukuran 4 inci dengan resolusi tinggi, dipadukan dengan keyboard fisik yang juga mendukung fungsi navigasi sentuh untuk scrolling dan pemilihan menu. Dari sisi perangkat lunak, Clicks Communicator menjalankan sistem operasi Android versi terbaru, sehingga tetap kompatibel dengan berbagai aplikasi populer.
Untuk performa, perangkat ini didukung prosesor kelas menengah dengan RAM besar serta penyimpanan internal hingga 256 GB, yang masih dapat diperluas melalui kartu memori. Clicks Communicator juga telah mendukung konektivitas 5G, Wi-Fi, Bluetooth, dan NFC, menjadikannya relevan dengan kebutuhan komunikasi modern.
Di sektor kamera, smartphone ini dilengkapi kamera utama beresolusi tinggi dengan fitur stabilisasi gambar, serta kamera depan yang mendukung aktivitas konferensi video dan swafoto. Kapasitas baterainya dirancang untuk menunjang penggunaan seharian, lengkap dengan dukungan pengisian cepat.
Kehadiran Clicks Communicator dinilai sebagai bentuk respons terhadap kejenuhan pasar smartphone yang cenderung seragam. Dengan mengusung konsep communication-first device, ponsel ini menegaskan bahwa inovasi tidak selalu harus berupa layar besar atau kamera canggih, melainkan juga pada pengalaman penggunaan yang lebih fokus dan efisien.
Clicks Communicator diproyeksikan mulai dipasarkan secara global dalam waktu dekat, dengan harga yang menyasar segmen menengah. Meski belum diumumkan secara resmi jadwal masuk ke Indonesia, perangkat ini diprediksi akan menarik minat pasar niche yang merindukan pengalaman smartphone dengan keyboard fisik. (AhDi)