Jakarta — Pemerintah menyiapkan pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas keterbatasan akses air bersih, terutama di daerah terdampak bencana alam dan wilayah dengan infrastruktur air yang belum memadai.
Penyediaan sumur bor tersebut dilaksanakan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Pembangunan difokuskan pada titik-titik prioritas seperti lokasi pengungsian, fasilitas umum, dan permukiman warga.
BNPB menyebutkan, sumur bor menjadi bagian dari upaya penanganan darurat dan pemulihan awal pascabencana. Selain pembangunan sumur bor, pemerintah juga mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.
Sementara itu, Polri turut mendukung program tersebut dengan membangun ratusan sumur bor di beberapa provinsi di Sumatera. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih, baik akibat bencana maupun kondisi geografis tertentu.
Pemerintah menilai pembangunan sumur bor sebagai solusi cepat dan efektif dalam menyediakan akses air bersih, terutama ketika sumber air permukaan tidak dapat dimanfaatkan. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat pemulihan aktivitas sehari-hari.
Ke depan, pemerintah memastikan pembangunan dan pemantauan fasilitas air bersih akan terus dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di wilayah Sumatera. (AhDi)