Tangerang Selatan, Senin 20 April 2026 — Dosen bersama mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi S-1 Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Telekom Tangerang Selatan dengan mengusung tema “Pengembangan Kompetensi Komunikasi Bisnis Sensitif Budaya bagi Pelajar SMK Telekom Berbasis Kearifan Lokal Tangerang Selatan.”
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa SMK dalam menghadapi tantangan komunikasi bisnis di era global yang semakin beragam secara budaya, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai kearifan lokal daerah setempat.
Dalam pelaksanaannya, tim dosen dan mahasiswa memberikan materi interaktif mengenai pentingnya komunikasi bisnis yang efektif, etika komunikasi lintas budaya, serta bagaimana nilai-nilai lokal Tangerang Selatan dapat diintegrasikan dalam praktik komunikasi profesional. Siswa juga diajak untuk melakukan simulasi komunikasi bisnis yang melibatkan studi kasus perbedaan budaya dalam dunia kerja.
Ketua tim PKM menyampaikan bahwa kemampuan komunikasi bisnis yang sensitif budaya menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki lulusan SMK, terutama di bidang teknologi dan telekomunikasi yang sangat berhubungan dengan dunia industri global. “Pelajar perlu memahami bahwa komunikasi bisnis tidak hanya soal menyampaikan pesan, tetapi juga bagaimana menghargai perbedaan budaya agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam dunia kerja,” ujarnya.
Sementara itu, pihak SMK Telekom Tangerang Selatan menyambut baik kegiatan ini dan menilai bahwa program PKM tersebut sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat diskusi dan praktik komunikasi berbasis kasus nyata.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SMK dapat memiliki bekal keterampilan komunikasi bisnis yang lebih adaptif, profesional, serta mampu mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dalam konteks global. Kegiatan PKM ini juga menjadi bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh Universitas Pamulang, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan vokasi.